LSM Gempar NTB: Narkoba Bukan Solusi, Hanya Tambah Masalah

- Kontributor

Jumat, 18 Juli 2025 - 12:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Perangi Narkoba (GEMPAR) NTB mengingatkan masyarakat bahwa narkoba bukanlah jalan keluar dari permasalahan hidup, melainkan justru menambah persoalan baru yang jauh lebih kompleks.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua LSM Gempar NTB, M. Suburman dalam menyoroti semakin maraknya kasus penyalahgunaan narkoba di berbagai lapisan masyarakat.

“Miris rasanya ketika mendengar bahwa pengguna narkoba bukan hanya dari kalangan tidak berpendidikan, tapi juga muncul dari kalangan berpendidikan, bahkan dari unsur legislatif seperti anggota DPR,” ujar Suburman, Kamis (17/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Suburman menekankan bahwa pengguna narkoba tidak seharusnya diposisikan semata-mata sebagai pelaku kriminal.

“Pengguna narkoba sejatinya adalah korban, bukan penjahat. Mereka seharusnya direhabilitasi oleh lembaga seperti BNN, bukan serta-merta dikriminalisasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Career Expo 2026 Poltekpar Lombok Buka 2.420 Peluang Kerja, Perkuat Link and Match dengan Industri

Menurut dia, masih banyak masyarakat yang memiliki pemahaman keliru mengenai pengguna narkoba, dan menganggap mereka sepenuhnya sebagai pelaku kejahatan. Padahal, penyalahgunaan narkoba sering kali berakar dari permasalahan sosial, terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.

“Kita sering lupa bahwa kondisi keluarga yang tidak harmonis, lingkungan yang buruk, atau kurangnya perhatian orang tua bisa menjadi pemicu utama seorang anak terjerumus dalam dunia gelap narkoba,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemberantasan narkoba dimulai dari akar masalah, bukan hanya sebatas menangkap pengedar atau pengguna.

“Kita memang sering melihat penangkapan puluhan orang dalam operasi narkoba, tapi pertanyaannya: siapa di balik semua ini? Dari mana barang haram ini masuk dan siapa pemasok utamanya?” tanya dengan nada kritis.

Peran Keluarga dan Sekolah Sangat Vital

Lebih jauh, Suburman menekankan bahwa keluarga memiliki peran sangat penting dalam membentengi anak-anak dari ancaman narkoba.

Baca Juga :  PWI Lombok Tengah Bangga Torehkan Prestasi di PORWADA NTB 2026,Hampir 10 Atlet Lolos ke PORWANAS

Ia mencontohkan kasus di salah satu wilayah Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, di mana ditemukan sejumlah anak dan bahkan ibu rumah tangga yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Faktor lingkungan dan keluarga sangat menentukan. Hal kecil yang sering kita abaikan sebagai orang tua, seperti kurangnya komunikasi dan perhatian, bisa berdampak besar pada masa depan anak-anak,” tambahnya.

Pihak sekolah, guru, dan komite pendidikan juga diajak untuk lebih aktif dalam memberikan pemahaman kepada siswa terkait bahaya narkoba. Menurutnya, sosialisasi dan edukasi harus dimulai sejak usia dini, khususnya di jenjang SMP dan SMA.

“Sekarang ini, anak SMP saja sudah banyak yang terpapar narkoba. Ini kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Sekolah harus punya aturan dan pengawasan yang lebih ketat,” tegasnya.

Berita Terkait

World Tourism Day 2026, Sivitas Akademika Poltekpar Lombok Gelar Donor Darah
RSUD Praya Matangkan Persiapan Reakreditasi, Ditargetkan Rampung Desember 2026
BAZNAS Lombok Tengah Ajak Masyarakat Bersedekah, Mulai dari Rp5 Ribu
Gerakan Posyandu Aktif Diperkuat, Lombok Tengah Dorong Layanan Kesehatan Sepanjang Siklus Hidup
Bunda PAUD Lombok Tengah Sosialisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di 12 Korwil
GEMARIKAN di Pemepek Bantu Penuhi Gizi Anak dan Perkuat Pencegahan Stunting
Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Semarak HUT ke-81 RI, ITDC Hidupkan Tiga Destinasi dengan Ragam Aktivitas dan Aksi Sosial

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:40

Tujuh Fraksi DPRD Lombok Tengah Sampaikan Pandangan Umum Ranperda APBD 2027, Tekankan Kualitas Anggaran dan Pembangunan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:45

DPRD Lombok Tengah Bahas Dua Ranperda, Mulai Pengelolaan Barang Milik Daerah hingga Pencegahan Kebakaran

Jumat, 25 September 2026 - 22:35

DPRD Lombok Tengah Setujui Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp128,29 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 07:19

Banggar DPRD Lombok Tengah Dalami Perubahan APBD 2026, Hasil Pembahasan Dibawa ke Paripurna

Rabu, 16 September 2026 - 12:23

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi soal Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 23:27

Fraksi DPRD Loteng Sampaikan Pemandangan Umum terhadap Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 13:21

500 Pemuda se-NTB Ikuti Diklat Laskar Gerindra, Pathul dan Iqbal Bakar Semangat Juang

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Berita Terbaru