Ketikjari.com – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Praya menggelar kegiatan tour to blok bersama unsur Aparat Penegak Hukum dan sejumlah stakeholder usai pelaksanaan Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan (Zero HALINAR), Jumat (8/5).
Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan, program pembinaan, hingga hasil karya unggulan warga binaan yang selama ini dikembangkan di lingkungan Rutan Praya.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Praya, M. Syaripuddin Hazri, dan diikuti tamu undangan dari Kodim 1620 Lombok Tengah, Brimob Lombok Tengah, Polres Lombok Tengah, BNNP NTB, pemerintah Kelurahan Praya, hingga akademisi dari Politeknik Pariwisata Lombok dan Universitas Bumigora.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peninjauan diawali dengan mengunjungi blok hunian warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan menjelaskan sistem pengawasan, pola pembinaan, serta upaya penguatan keamanan dan ketertiban yang diterapkan di lingkungan Rutan Praya.
Menurutnya, pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan warga binaan agar dapat kembali dan diterima di tengah masyarakat.
Rombongan kemudian diajak meninjau klinik kesehatan Rutan Praya yang telah berhasil meraih sertifikat akreditasi Paripurna. Kepala Rutan menjelaskan capaian tersebut menjadi bukti komitmen Rutan Praya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan maupun petugas.
Berbagai fasilitas kesehatan, layanan medis, hingga program pemeriksaan kesehatan rutin turut diperkenalkan kepada para tamu undangan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan tour to blok ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus memberikan gambaran nyata kepada publik terkait program pembinaan dan pelayanan yang dijalankan di Rutan Praya.
Sumber: Humas Rutan Kelas IIB Praya





















