Ketikjari.com — InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menunjuk I Made Pari Wijaya sebagai General Manager (GM) The Mandalika.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi sinyal kuat percepatan transformasi kawasan sebagai destinasi pariwisata kelas dunia berbasis sportainment sekaligus magnet investasi baru di Indonesia.
Serah terima jabatan digelar di Pullman Lombok Mandalika Beach Resort pada Minggu (3/5), menandai berakhirnya masa tugas Agus Setiawan sebagai Pelaksana Tugas Sementara (PGS) GM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana hangat dan penuh optimisme, momen ini tidak sekadar pergantian posisi, tetapi juga tonggak baru arah pengembangan kawasan.
Penunjukan Pari Wijaya dinilai sebagai langkah strategis ITDC untuk memperkuat tata kelola operasional sekaligus mempercepat realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Kawasan ini terus menunjukkan daya tariknya melalui penyelenggaraan berbagai event internasional dan pengembangan infrastruktur pariwisata yang semakin terintegrasi.
Kawasan ini terus menunjukkan daya tariknya melalui penyelenggaraan berbagai event internasional dan pengembangan infrastruktur pariwisata yang semakin terintegrasi.
Agus Setiawan, yang telah mengabdi sejak 2013, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinannya. Berbekal latar belakang Teknik Sipil dari Universitas Mataram, ia berperan besar dalam memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas strategis kawasan.
“Perjalanan membangun The Mandalika adalah pengalaman berharga. Terima kasih atas kolaborasi semua pihak. Saya yakin, di bawah kepemimpinan baru, kawasan ini akan semakin maju dan memberi kontribusi nyata bagi pariwisata nasional,” ujarnya.
Sementara itu,I Made Pari Wijaya datang dengan rekam jejak panjang dan pemahaman mendalam tentang pengelolaan kawasan pariwisata terintegrasi. Ia memulai karier di kawasan The Nusa Dua sejak 2006, sebelum dipercaya memegang berbagai posisi strategis hingga menjadi Vice President Operation The Mandalika sejak 2019.
Pengalamannya mencakup pengelolaan operasional kawasan, dukungan event internasional, hingga keterlibatan dalam Design Committee The Mandalika serta berbagai tim strategis pengembangan lahan dan aktivasi kawasan.
Dalam pernyataannya, Pari menegaskan komitmen untuk membawa Mandalika semakin kompetitif di tingkat global.
“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Ke depan, kami fokus memperkuat tata kelola operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk mendorong pertumbuhan revenue. Kolaborasi dengan seluruh stakeholder menjadi kunci utama,” tegasnya.
Pari juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mendukung pengembangan kawasan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Dengan kepemimpinan baru, ITDC optimistis The Mandalika akan semakin kokoh sebagai destinasi unggulan nasional yang tidak hanya menghadirkan event kelas dunia, tetapi juga membuka peluang investasi yang luas dan berkelanjutan.
Transformasi ini sekaligus mempertegas posisi Mandalika sebagai episentrum pertumbuhan pariwisata di Nusa Tenggara Barat—menghubungkan keindahan alam, infrastruktur modern, dan peluang ekonomi dalam satu kawasan terpadu yang terus berkembang.





















