Bupati Pathul Ingatkan Pengelola Wisata Lombok Tengah: Libur Lebaran Harus Aman dan Nyaman

- Kontributor

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengeluarkan himbauan tegas kepada seluruh pengelola destinasi wisata dan pelaku usaha pariwisata agar memastikan kegiatan wisata selama libur Lebaran berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi wisatawan.

Himbauan tersebut dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Lombok Tengah sebagai langkah mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan yang diperkirakan meningkat signifikan selama masa libur Idul Fitri.

Dalam surat himbauan yang ditetapkan di Praya pada 17 Maret 2026, Bupati Pathul Bahri menegaskan bahwa pengelola destinasi wajib mengendalikan jumlah pengunjung sesuai kapasitas lokasi wisata guna menghindari kepadatan yang berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pengelola juga diminta menempatkan petugas pengawas di sejumlah titik rawan seperti kawasan pantai, air terjun, kolam renang, maupun area berisiko lainnya. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi kecelakaan di destinasi wisata yang ramai dikunjungi saat libur Lebaran.

Baca Juga :  ITDC Perkuat Pilar Sosial Pembangunan: Sosial, Keamanan, dan Ekonomi Lokal di The Mandalika

“Pengelola destinasi wisata harus memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Pengawasan di titik rawan harus diperketat, terutama di kawasan yang memiliki risiko keselamatan,” tegas Pathul.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga mengingatkan agar pengelola mengatur area parkir secara tertib dan aman, termasuk menyiapkan kantong parkir tambahan apabila diperlukan. Akses kendaraan, terutama untuk situasi darurat, juga harus tetap terjaga.

Aspek kebersihan menjadi perhatian penting dalam himbauan tersebut. Pengelola diminta menyediakan fasilitas tempat sampah yang memadai serta menambah petugas kebersihan selama masa libur Lebaran guna menjaga kenyamanan lingkungan destinasi wisata.

Selain itu, pengelola destinasi juga diminta memberikan informasi yang jelas kepada wisatawan terkait tarif masuk, jam operasional, serta aturan yang berlaku di lokasi wisata. Pemerintah menegaskan bahwa tarif harus ditetapkan secara wajar dan transparan tanpa pungutan di luar ketentuan.

Baca Juga :  Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025,ITDC Tunjukkan Daya Saing Kawasan Pariwisata

Bupati Pathul Bahri juga menekankan pentingnya pelayanan wisata yang ramah, responsif, dan profesional dengan mengedepankan prinsip Sapta Pesona agar wisatawan mendapatkan pengalaman berwisata yang berkesan di Pulau Lombok.

Untuk mendukung keamanan wisata, pengelola juga diminta menyiapkan sarana keselamatan dasar seperti kotak P3K serta menyediakan informasi kontak darurat bagi pengunjung.

Pemerintah daerah juga mendorong adanya koordinasi aktif antara pengelola wisata dengan aparat keamanan, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, hingga unsur kebencanaan guna memastikan aktivitas wisata selama libur Lebaran berjalan lancar.

Masyarakat juga diingatkan dapat memanfaatkan layanan darurat terpadu Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam secara gratis untuk kebutuhan layanan medis, kebakaran, maupun kebencanaan di wilayah Lombok Tengah.

Dengan himbauan ini, pemerintah berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kualitas pelayanan wisata sehingga citra pariwisata Lombok Tengah tetap positif di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur Lebaran.

Berita Terkait

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Masuk 79 Besar BUMN Terbaik dalam Danantara CX-100
ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent
Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta
Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan
BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:16

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Masuk 79 Besar BUMN Terbaik dalam Danantara CX-100

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:44

Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:43

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:33

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Berita Terbaru