Wamenekraf Terima Audiensi Boleh Dicoba Digital,Tekankan Peran AI Olah Data

- Kontributor

Rabu, 8 Januari 2025 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar menerima kunjungan audiensi dari tim Boleh Dicoba Digital (BDD). Pertemuan ini adalah wujud komitmen Kemenekraf sebagai wali data.

Pertemuan berlangsung pada 8 Januari 2025 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Audiensi ini juga dihadiri Direktur Konten Digital Kemenekraf Yuana Rochma Astuti dan Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf Yuke Sri Rahayu.

Mengawali pertemuan, Wamenekraf Irene menegaskan pentingnya data terutama yang berbasis live data. Kontribusi ekonomi kreatif terbukti berperan terhadap dua hal yang terus dibangun yaitu PDB nasional dan penyerapan tenaga kerja. Wamenekraf Irene juga menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan digital atau yang lazim disebut Artificial Intelligence (AI).

“Pemanfaatan AI dalam pengolahan big data dapat mempercepat tercapainya tujuan program Emak-Emak Matic,” ujar Wamenekraf Irene.

Yuana selaku Direktur Konten Digital Kemenekraf menambahkan program seperti Emak-Emak Matic atau Emak-Emak Melek Teknologi seperti disebutkan Wamenekraf Irene adalah program yang bisa disinergikan. Program ini salah satu wujud komitmen Kemenekraf juga dalam pemberdayaan perempuan.

“Program ini untuk buka akses kolaborasi antara peserta program, komunitas lokal, serta pelaku usaha di setiap kota. Program pemberdayaan perempuan dalam ekraf ini sudah sosialisasi untuk 2 kota (Bandung dan Jogja),” kata Yuana.

Baca Juga :  GT World Challenge Asia 2026 Dimulai di Sepang, Mandalika Siap Gelar Seri 3 dan 4

Dari pihak BDD yang hadir yaitu Yuricho Billy selaku Head Community Development BDD berharap penambahan value dari komunitas atau pelaku ekraf yang sudah terdata. Hal itu juga bisa didapatkan apabila pemerintah membutuhkan pengembangan knowledge khususnya dalam bidang periklanan dan konten kreator.

“Indonesia itu tidak cuma otot tapi ada otaknya juga untuk kreativitas dan adding value sehingga bisa membuat narasi created by Indonesia dalam tiap produk lokal yang bisa bikin bangga,” kata Yuricho.

Berita Terkait

Homologasi Grade A FIM Dikantongi, Sirkuit Mandalika Siap Tancap Gas Gelar MotoGP 2026
Maulid Nabi di Pemkab Lombok Tengah, Pathul Bahri Ajak Jajaran Teladani Akhlak Rasulullah
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, Penerbangan Jakarta-Lombok Mulai Normal
Belajar dari Puja Mandala Bali,Lombok Tengah Siapkan Pusat Ibadah Enam Agama di Kawasan Mandalika
ITDC Perkuat Identitas The Mandalika Lewat Pertunjukan Legenda Putri Mandalika
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Diserahkan kepada Panitia Desa
ITDC Dorong Pertanian Organik Berkelanjutan, Gandeng Yayasan Owl Tower Bali Konservasi Keanekaragaman Hayati
BIZAM Salurkan Rp 100 Juta untuk Konservasi Bahari di Pantai Nipah,Perkuat Pelestarian Penyu dan Terumbu Karang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:44

Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157.875 Penonton, InJourney Bidik Dampak Ekonomi Lebih Besar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:06

Perjuangan Mario Aji dan Veda Pratama, Dari Latihan Sepulang Sekolah hingga Panggung Dunia di Mandalika

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:32

400 Marshal Lokal Kawal MotoGP Mandalika 2026, 946 Personel Disiapkan Layani Penonton

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:14

Lima Pembalap Moto2 dan Moto3 Sapa Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Bawa Semangat #IndonesianHeroes

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

Parade MotoGP Mataram Dibanjiri Penggemar, Marc Márquez dan Veda Ega Pratama Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:54

Jelang MotoGP Mandalika 2026,Transportasi Laut Jadi Alternatif Akses Menuju Lombok

Berita Terbaru