Ribuan Pelari Pocari Sweat Run 2025 Birukan Sirkuit Mandalika

- Kontributor

Minggu, 14 September 2025 - 00:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Sekitar 9.000 pelari memadati Sirkuit Internasional Mandalika pada ajang Pocari Sweat Run 2025 yang digelar Sabtu (13/9/2025) sore. Lintasan sepanjang 4,3 kilometer itu seketika membiru oleh seragam peserta dari seluruh Indonesia.

Event ini dilepas langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, istri gubernur Sinta Agatha Soedjoko, serta Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Wina Puspitasari.

Sejumlah publik figur ikut meramaikan, di antaranya artis Sahila Hisyam dan pesepak bola Irfan Bachdim yang datang bersama keluarga. Dari kalangan pejabat, tampak Direktur Injourney Maya Watono dan Direktur Operasi ITDC Troy Warokka. Bahkan, sejumlah menteri dijadwalkan hadir dalam ajang Sunrise Run keesokan harinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana makin semarak dengan cuaca mendung yang membuat lintasan terasa sejuk. Sebelum start, para peserta melakukan pemanasan bersama puluhan influencer seperti Jeremy Owen, Erica Ricardo, Kak Kev, Jennifer Bachdim, hingga Sahila Hisyam. Hiburan tarian tradisional Jaran Jonggrang turut menambah meriah acara lari terbesar di NTB ini.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan, Pocari Sweat Run tahun ini menghadirkan dua kategori, yaitu Sunset Run dan Sunrise Run.

Baca Juga :  Bupati Pathul Pimpin Apel HUT Pramuka Ke 64

“Ada Sunset Run dan Sunrise Run. Dan ini sudah edisi ke-12 tahun Pocari Sweat Run. Dan ini yang pertama yang ada sunset dan Sunrise runnya. Ini menambah semangat kita bahwa kita membuat event-event besar yang kita harapkan akan semakin banyak lagi event semacam ini yang bisa menggerakkan ekonomi kita,” jelas Miq Iqbal, sapaan akrabnya.

Direktur Injourney, Maya Watono, menilai Pocari Sweat Run di Mandalika memberi dampak positif bagi pariwisata sekaligus ekonomi daerah.

“Even semacam ini diharapkan bukan yang pertama kali tapi akan terus berlanjut. Dan pastinya untuk event ini kita tidak main-main karena ada penambahan fasilitas berupa lampu dan lain sebagainya,” jelasnya.

Maya menambahkan, keberadaan ajang ini membuktikan Sirkuit Mandalika tidak hanya sukses untuk balapan motor dan mobil, tetapi juga bisa menjadi arena olahraga lari berskala internasional.

Sementara itu, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati menekankan bahwa tahun ini pihaknya mengusung konsep sport tourism.

“Temanya sport tourism. Jadi harapannya pelari bukan hanya berlari tapi bisa berwisata juga ke daerah Lombok. Dan juga sirkuit inikan luar biasa, maksudnya karena belum pernah ada lari di sirkuit sehingga menjadi the biggest circuit Running Event,” jelas Wina.

Baca Juga :  Tampil Impresif,Pembalap Ducati Francesco Bagnaia Menangi Sprint Race Grand Prix of Indonesia 2024

Menurut Wina, sekitar 70 persen peserta berasal dari luar Lombok, termasuk pelari internasional. Pihaknya akan mengevaluasi pelaksanaan event ini, namun jika mendapat respons positif, Pocari Sweat Run di Mandalika akan kembali digelar pada 2026.

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, menambahkan bahwa event ini sukses berkat kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga organisasi pariwisata.

“Event ini sudah ada. Injourney sudah mendatangkan ke NTB. Sekarang bagaimana yang lain bisa mensinergikan dengan ini supaya bisa kerangkul dengan baik. Jadi orang bisa stay disini lebih lama seperti halnya event MotoGP,” sebut Troy.

Ia menutup dengan kabar baik soal persiapan MotoGP Mandalika 2025.

“Setelah ini kita fokus MotoGP. Dan Saya rasa cukup baik penjualan tiketnya karena royal box sudah hampir habis. Dan biasanya berdasarkan pengalaman injury time semua akan banyak yang beli,” tutup Troy.

Berita Terkait

TP-PKK Lombok Tengah Tancap Gas Awal 2026, Fokus Tekan Stunting di Lima Desa
RS Mandalika Hadirkan X-Ray Stasioner Canggih, Layanan Rontgen Kini Lebih Lengkap
RSUD Praya Evaluasi Kinerja 2025, Direktur Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan di 2026
Wabup Nursiah Resmikan Gedung UPT BLUD Puskesmas Muncan di Kopang
Dari Gizi ke Ekonomi : Lempot Stunting Jadi Senjata Baru Lombok Tengah Lawan Stunting
Awali 2026,Direktur RSUD Praya Tekankan Pelayanan Ramah dan Tanpa Diskriminasi
RS Mandalika Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Tasyakuran Gumi Paer Sekaroh,Gubernur NTB Resmikan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon
1.200 Peserta Ramaikan Mandalika Last Sunday Run 2025, Berlari Sambil Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:28

TP-PKK Lombok Tengah Tancap Gas Awal 2026, Fokus Tekan Stunting di Lima Desa

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:46

RSUD Praya Evaluasi Kinerja 2025, Direktur Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan di 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:49

Wabup Nursiah Resmikan Gedung UPT BLUD Puskesmas Muncan di Kopang

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:49

Dari Gizi ke Ekonomi : Lempot Stunting Jadi Senjata Baru Lombok Tengah Lawan Stunting

Senin, 5 Januari 2026 - 09:09

Awali 2026,Direktur RSUD Praya Tekankan Pelayanan Ramah dan Tanpa Diskriminasi

Senin, 5 Januari 2026 - 08:43

RS Mandalika Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Tasyakuran Gumi Paer Sekaroh,Gubernur NTB Resmikan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon

Senin, 24 November 2025 - 14:38

RSUD Praya Selangkah Lagi Naik Kelas,Gubernur Iqbal  Terbitkan Persetujuan Resmi

Sabtu, 22 November 2025 - 09:12

Bupati Pathul Jenguk Remaja Penderita Kanker Kulit, Pastikan Penanganan Medis Berjalan Optimal

Berita Terbaru

Pendidikan

Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:04