LSM Gempar NTB Tekankan Peran Penting Masyarakat Sipil dalam Kampanye Bebas Tambang Ilegal

- Kontributor

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Peduli Rakyat (Gempar) NTB, Suburman, menegaskan pentingnya peran organisasi masyarakat sipil dalam mengawal kampanye bebas tambang ilegal di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurutnya, masalah tambang ilegal bukan sekadar isu hukum, tetapi juga menyangkut masa depan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan ekonomi daerah.

“Pertambangan ilegal berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang parah, mulai dari erosi, sedimentasi, hingga pencemaran air. Ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar dan mengancam keanekaragaman hayati,” ujar Suburman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, LSM Gempar NTB memandang bahwa eksploitasi sumber daya alam harus dilakukan dengan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Meski pertambangan memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan energi, bahan baku industri, serta menyumbang pendapatan negara dan lapangan kerja, aktivitas tersebut tidak boleh mengorbankan keselamatan ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Jelang GT World Challenge Asia,Tim-Tim Siap Berlaga di Sirkuit Mandalika

Kekhawatiran Masyarakat Lokal
Di banyak wilayah NTB, masyarakat yang tinggal di sekitar area pertambangan menyuarakan kekhawatiran atas dampak yang ditimbulkan.

Polusi udara, air yang tercemar, dan tanah yang rusak kerap menjadi persoalan yang menghantui. Kondisi ini, kata Suburman, memerlukan langkah konkret dari pemerintah untuk melindungi hak-hak warga.

“Pengawasan ketat harus menjadi prioritas. Pemerintah tidak boleh membiarkan tambang ilegal beroperasi. Setiap kegiatan pertambangan wajib memiliki izin resmi dan mematuhi aturan yang berlaku,” tegasnya.

Transparansi dan Partisipasi Publik
Selain pengawasan, Suburman menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam. Menurutnya, pemerintah harus melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pengambilan keputusan, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

“Keterbukaan informasi akan meminimalisir praktik-praktik yang merugikan masyarakat dan lingkungan. Partisipasi publik sangat penting agar kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kepentingan bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Rute Baru Lombok - Labuhan Bajo Resmi Beroperasi

Seruan Aksi Kolektif
Dalam kampanye bebas tambang ilegal, LSM memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Mereka tidak hanya mengedukasi warga tentang dampak negatif pertambangan ilegal, tetapi juga mengadvokasi kebijakan yang berpihak pada kelestarian alam.

Suburman mengajak semua pihak, termasuk akademisi, media, dan komunitas lokal, untuk bergandengan tangan menghadapi persoalan ini. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kampanye ini harus menjadi gerakan kolektif agar NTB bisa lepas dari praktik tambang ilegal dan menuju pengelolaan sumber daya yang adil dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan langkah sinergis antara masyarakat sipil, pemerintah, dan pelaku usaha yang taat aturan, diharapkan NTB dapat menjaga kelestarian lingkungannya sekaligus memanfaatkan sumber daya alam secara bijak.

Berita Terkait

AHY: Peresmian Lima Bendungan Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan, Air, dan Energi
Rahman Rahim Day 1448 H, Bupati Pathul Bahri Ajak Warga Lombok Tengah Perkuat Kepedulian terhadap Anak Yatim
Tongkat Komando Kodim 1620/Lombok Tengah Berganti,Letkol Arh Mohamad Arifin Resmi Jabat Dandim
ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga Naik Kelas,Wujudkan Pariwisata Inklusif di The Mandalika
BIZAM Kawal Kepulangan 15 Kloter Jemaah Haji NTB Hingga 21 Juni 2026
Pelepasan Jamaah Haji Kloter 2 NTB,375 Jamaah Lombok Tengah Berangkat ke Tanah Suci
BIZAM Siap Dukung Kelancaran Penerbangan Haji NTB 2026
Sekretariat DPRD Lombok Tengah Gelar Halal Bihalal Bersama Pimpinan DPRD di Hari Kedua Idul Fitri 1447 H

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 07:18

Pocari Sweat Run Lombok 2026 Sukses Besar, 9.200 Pelari Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi NTB

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:55

Okupansi Hotel di The Mandalika Tembus 100 Persen Jelang Pocari Sweat Run Lombok 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:04

RGOG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah, Tebar Kebahagiaan di Awal Touring

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:44

PWI Lombok Tengah Bangga Torehkan Prestasi di PORWADA NTB 2026,Hampir 10 Atlet Lolos ke PORWANAS

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:42

“Harumkan Nama Lombok Tengah”, Pesan Wabup Nursiah  Saat Melepas Kontingen PWI ke PORWADA NTB 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:49

Rampung 100 Persen, Gubernur Iqbal Dijadwalkan Hadir Pembukaan Porwada PWI NTB

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:08

Formula IDN Perdana Digelar di Mandalika,Buka Jalan Lahirnya Pembalap Indonesia Menuju Formula 1

Senin, 15 Juni 2026 - 03:56

Kejuaraan Judo Piala Bupati Lombok Tengah Sukses Digelar,Kota Mataram Raih Juara Umum

Berita Terbaru