Ketikjari.com + Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah, Iswandi Khairy Ramen, S.IP., M.Han.,mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan BAZNAS untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran.
Dorongan tersebut disampaikan Iswandi saat menjadi narasumber dalam kegiatan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM bertema “Go Digital, Naik Kelas! UMKM Lebih Berdaya di Era Digital” yang berlangsung di ZCorner BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Iswandi mengajak para pelaku UMKM agar tidak hanya mengandalkan pemasaran secara konvensional, tetapi mulai memanfaatkan media sosial dan berbagai platform digital untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penting sekali kita memahami dunia digital dalam rangka promosi dan mengembangkan potensi usaha yang ingin kita bangun dan kembangkan,” tegasnya.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha di tengah perkembangan zaman. Melalui pemasaran digital, pelaku UMKM dapat membangun identitas produk, memperluas pasar, meningkatkan daya saing, sekaligus membangun kepercayaan konsumen.
Selain strategi promosi digital, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi serta keamanan transaksi digital agar aktivitas usaha dapat berjalan lebih aman dan profesional.
Kehadiran Kabid PIKP Diskominfo Lombok Tengah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Literasi digital diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang dan naik kelas.
Sementara itu, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, TGH. Lalu Mala Sar’i, S.Ag., Lc. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya konsistensi, kesabaran, ketekunan, dan inovasi dalam menjalankan usaha.
“Jangan hanya semangat di awal. Usaha harus dijalankan secara konsisten, terus berinovasi, dan tidak mudah menyerah,” pesannya kepada para peserta.
ZCorner sendiri merupakan program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah yang menjadi pilot project BAZNAS Pusat sekaligus yang pertama dikembangkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Lokasinya berada di sebelah timur Kantor BAZNAS Lombok Tengah.
Program ini tidak sekadar menyediakan tempat bagi pelaku UMKM untuk berdagang, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pendampingan, dan penguatan ekonomi bagi masyarakat, khususnya warga yang sebelumnya berstatus mustahik atau penerima zakat.
Melalui ZCorner, BAZNAS Lombok Tengah berupaya mendorong perubahan dari ketergantungan terhadap bantuan menjadi kemandirian ekonomi. Para penerima manfaat diberikan kesempatan mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas, serta memperluas pemasaran agar memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dengan dukungan literasi digital dan pendampingan berkelanjutan, ZCorner diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.
Lebih dari itu, program tersebut membawa misi besar menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga mustahik yang hari ini menerima bantuan dan pembinaan, ke depan mampu berdiri mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki.

















