Ketikjari.com – Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P., M.A.P., bersama Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto, S.I.K., memimpin apel deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di halaman Mapolresta Lombok Tengah, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pelaksanaan Pilkades yang aman, tertib, demokratis, dan kondusif. Apel dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, unsur TNI-Polri, panitia Pilkades, serta 314 calon kepala desa yang akan berkompetisi dalam pemilihan serentak tahun ini.
Dalam amanatnya, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat desa untuk menentukan pemimpin yang akan membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, ia meminta seluruh calon kepala desa, tim pemenangan, dan pendukung masing-masing untuk menjaga suasana tetap damai serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memecah belah masyarakat.
“Pilkades ini merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Saya berharap seluruh calon kepala desa dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, menjaga ketertiban, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif,” demikian pesan Bupati dalam kegiatan tersebut.
Bupati menekankan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persaudaraan dan persatuan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.
Menurutnya, kompetisi dalam Pilkades hendaknya dijalankan secara sehat, dengan mengedepankan gagasan, program, dan komitmen untuk membangun desa masing-masing.
“Jangan sampai karena perbedaan pilihan, hubungan persaudaraan dan silaturahmi di tengah masyarakat menjadi rusak. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berbeda pilihan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan calon kepala desa yang belum memperoleh kepercayaan masyarakat agar dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Apabila terdapat keberatan, penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Sebaliknya, calon yang terpilih diharapkan tidak bersikap berlebihan, melainkan tetap rendah hati dan menjadikan kemenangan sebagai amanah untuk melayani seluruh masyarakat.
Bupati Pathul Bahri menyampaikan bahwa Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Lombok Tengah diikuti 314 calon kepala desa, dengan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 483.326 orang dan tersebar di 1.014 tempat pemungutan suara (TPS).
Besarnya jumlah pemilih dan luasnya cakupan pelaksanaan pemilihan membutuhkan kesiapan seluruh unsur terkait, terutama dalam menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi gangguan selama tahapan Pilkades.
Sejumlah potensi kerawanan yang menjadi perhatian antara lain praktik politik uang, intimidasi terhadap pemilih, perselisihan antarpedukung, serta ketidakpuasan terhadap hasil penghitungan suara.
Bupati meminta seluruh pihak tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya pemilihan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa.
Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terlaksananya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga keamanan, menghormati perbedaan, dan menerima hasil pemilihan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto, S.I.K., menegaskan kesiapan jajaran kepolisian dalam mengamankan seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026.
Polresta Lombok Tengah menyiapkan sebanyak 1.038 personel untuk mendukung pengamanan pelaksanaan Pilkades di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah.
Pengamanan dilakukan melalui penyiapan personel, pemetaan wilayah rawan, serta koordinasi bersama TNI, pemerintah daerah, panitia Pilkades, dan unsur terkait lainnya.
Kapolresta menegaskan bahwa seluruh personel harus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan netral, tanpa berpihak kepada calon kepala desa mana pun.
Ia juga mengajak seluruh calon dan pendukung untuk mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi, menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Pemungutan suara Pilkades Serentak Kabupaten Lombok Tengah dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Melalui deklarasi damai tersebut, Bupati Lombok Tengah bersama Kapolresta dan Forkopimda berharap seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar, aman, dan tertib.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab serta menjaga situasi tetap kondusif hingga seluruh rangkaian pemilihan selesai.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, calon kepala desa, dan masyarakat, Pilkades Serentak 2026 diharapkan mampu melahirkan pemimpin desa yang amanah sekaligus memperkuat persatuan dan pembangunan di Kabupaten Lombok Tengah.
Catatan redaksi: Pernyataan langsung Bupati dalam tanda kutip di atas dirumuskan berdasarkan pokok amanat dalam bahan yang diberikan, bukan kutipan verbatim dari rekaman atau transkrip resmi.

















