Poltekpar Lombok Raih Dua Sertifikasi ISO, Perkuat Standar Mutu Pendidikan Pariwisata

- Kontributor

Rabu, 23 September 2026 - 10:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com  — Politeknik Pariwisata Lombok semakin memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu dan kualitas layanan pendidikan. Kampus pariwisata di Kabupaten Lombok Tengah itu berhasil meraih dua sertifikasi ISO dalam waktu berdekatan, yakni SNI ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018.

SNI ISO 9001:2015 atau Quality Management System diraih Politeknik Pariwisata Lombok pada 8 September 2026. Sertifikasi tersebut mencakup layanan pendidikan tinggi yang meliputi pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan pelatihan.

Selanjutnya, pada 10 September 2026, Politeknik Pariwisata Lombok kembali meraih ISO 21001:2018 – Educational Organizations Management System yang mencakup penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi beserta fungsi pendukungnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan rilis resmi Politeknik Pariwisata Lombok, perolehan dua sertifikasi tersebut menjadi bagian dari komitmen institusi dalam membangun sistem manajemen yang terstruktur, konsisten, terukur, serta berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Tiga Kontingen NTB untuk STQ Nasional Berasal dari Lombok Tengah

ISO atau International Organization for Standardization merupakan organisasi internasional yang mengembangkan standar untuk membantu organisasi menjalankan proses kerja secara terstruktur dan konsisten.

Dalam penerapannya di lingkungan Politeknik Pariwisata Lombok, ISO 9001:2015 berfokus pada sistem manajemen mutu. Standar tersebut menjadi acuan agar proses kerja dan pelayanan dapat berjalan secara konsisten, terdokumentasi, memenuhi kebutuhan pengguna layanan, serta memiliki mekanisme evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

Sementara itu, ISO 21001:2018 secara khusus ditujukan bagi organisasi pendidikan. Standar ini membantu lembaga pendidikan membangun sistem manajemen yang mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik maupun para pemangku kepentingan.

Dengan demikian, perolehan dua sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya Politeknik Pariwisata Lombok dalam membangun tata kelola pendidikan dengan standar yang jelas dan sistem kerja yang terukur.

Baca Juga :  Resmi Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Capaian tersebut juga memperkuat komitmen kampus untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan, mulai dari proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, hingga berbagai fungsi pendukung penyelenggaraan pendidikan.

Dua sertifikasi ISO tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Politeknik Pariwisata Lombok untuk terus memperkuat pendidikan vokasi pariwisata yang berorientasi pada kompetensi, kesiapan kerja, kewirausahaan, serta kebutuhan industri pariwisata.

Melalui penerapan standar manajemen mutu dan organisasi pendidikan tersebut, Politeknik Pariwisata Lombok menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman.

“Two Certifications, One Commitment: Advancing Quality in Tourism Education.”

Dengan semangat tersebut, Politeknik Pariwisata Lombok terus mendorong lahirnya sumber daya manusia pariwisata yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing di tingkat global.

Mau Kuliah, Cepat Kerja, dan Berwirausaha? #DiPoltekparLombokAja.

Berita Terkait

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent
Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta
Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan
BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng
MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:26

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:43

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:33

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:46

Golo Mori Sunset Run 2026 Sukses, 524 Peserta Ramaikan Sport Tourism Flores

Berita Terbaru