Ketikjari.com — Politeknik Pariwisata Lombok semakin memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu dan kualitas layanan pendidikan. Kampus pariwisata di Kabupaten Lombok Tengah itu berhasil meraih dua sertifikasi ISO dalam waktu berdekatan, yakni SNI ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018.
SNI ISO 9001:2015 atau Quality Management System diraih Politeknik Pariwisata Lombok pada 8 September 2026. Sertifikasi tersebut mencakup layanan pendidikan tinggi yang meliputi pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan pelatihan.
Selanjutnya, pada 10 September 2026, Politeknik Pariwisata Lombok kembali meraih ISO 21001:2018 – Educational Organizations Management System yang mencakup penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi beserta fungsi pendukungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan rilis resmi Politeknik Pariwisata Lombok, perolehan dua sertifikasi tersebut menjadi bagian dari komitmen institusi dalam membangun sistem manajemen yang terstruktur, konsisten, terukur, serta berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
ISO atau International Organization for Standardization merupakan organisasi internasional yang mengembangkan standar untuk membantu organisasi menjalankan proses kerja secara terstruktur dan konsisten.
Dalam penerapannya di lingkungan Politeknik Pariwisata Lombok, ISO 9001:2015 berfokus pada sistem manajemen mutu. Standar tersebut menjadi acuan agar proses kerja dan pelayanan dapat berjalan secara konsisten, terdokumentasi, memenuhi kebutuhan pengguna layanan, serta memiliki mekanisme evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Sementara itu, ISO 21001:2018 secara khusus ditujukan bagi organisasi pendidikan. Standar ini membantu lembaga pendidikan membangun sistem manajemen yang mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik maupun para pemangku kepentingan.
Dengan demikian, perolehan dua sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya Politeknik Pariwisata Lombok dalam membangun tata kelola pendidikan dengan standar yang jelas dan sistem kerja yang terukur.
Capaian tersebut juga memperkuat komitmen kampus untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan, mulai dari proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, hingga berbagai fungsi pendukung penyelenggaraan pendidikan.
Dua sertifikasi ISO tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Politeknik Pariwisata Lombok untuk terus memperkuat pendidikan vokasi pariwisata yang berorientasi pada kompetensi, kesiapan kerja, kewirausahaan, serta kebutuhan industri pariwisata.
Melalui penerapan standar manajemen mutu dan organisasi pendidikan tersebut, Politeknik Pariwisata Lombok menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman.
“Two Certifications, One Commitment: Advancing Quality in Tourism Education.”
Dengan semangat tersebut, Politeknik Pariwisata Lombok terus mendorong lahirnya sumber daya manusia pariwisata yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing di tingkat global.
Mau Kuliah, Cepat Kerja, dan Berwirausaha? #DiPoltekparLombokAja.





















