Mohon Bersabar,Taman Nasional Gunung Rinjani ditutup Sementara 

- Kontributor

Minggu, 24 Desember 2023 - 08:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.Com -Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mengumumkan Penutupan sementara Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mulai 1 Januari 2024 sampai 31 Maret 2024. 

Kepala Balai TNGR, Dedy Asriady dalam keterangannya, penutupan dilakukan dalam rangka pemulihan ekosistem di kawasan TNGR dan juga berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

(BMKG) stasiun klimatologi kelas 1 Mataram bahwa periode tersebut merupakan masa peralihan menuju musim hujan 2023/2024.

“Maka dari itu perlu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang mungkin bisa terjadi.’ jelas Dedy Asriady.

Keputusan penutupan sementara jalur pendakian TNGR disampaikan secara resmi  melalui Surat Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nomor 805.Lap/GL.03/BGV/2023. 

Adapun jalur pendakian Rinjani yang akan ditutup, yakni:

Pendakian Rinjani via Senaru di Kabupaten Lombok Utara 

Baca Juga :  Hasil Race 1 Pertamina Mandalika Racing Series 2025 Putaran Ketiga

Pendakian Rinjani via Torean di Kabupaten Lombok Utara 

Pendakian Rinjani via Sembalun di Kabupaten Lombok Timur

Pendakian Rinjani via Timbanuh di Kabupaten Lombok Timur 

Pendakian Rinjani via Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur 

Pendakian Rinjani via Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah

Sebelumnya, pihak Balai TNGR telah mengumumkan penutupan destinasi wisata non pendakian TNGR melalui pengumuman Nomor: PG.2011/BTNGR/TU/KSA/12/2023 tentang Penutupan Destinasi Wisata Alam Taman Nasional Gunung Rinjani pada 8 Desember 2023.

Berita Terkait

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai
Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade
Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade
Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade
Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade
Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:21

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 11:51

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:13

Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08

Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21

Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:42

Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41

Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:05

Poltekpar Lombok Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terbaru