BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

- Kontributor

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Ketikjari.com  – Kolaborasi antar badan usaha milik negara (BUMN) kembali diperkuat melalui kerja sama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Sinergi tersebut ditandai dengan peluncuran rebranding Masjid Nurul Bilad di kawasan Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu (10/10/2026).

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembaruan identitas masjid, tetapi juga peningkatan fasilitas ibadah untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, jamaah, dan wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi BUMN, khususnya dalam mendukung kebutuhan sosial dan spiritual masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Lombok yang dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata yang tidak hanya mengedepankan keindahan alam, tetapi juga memberikan ruang bagi wisata religi dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

“Yang pertama adalah kolaborasi antara BUMN. Kedua, dalam rangka memperkuat hubungan sosial dan spiritual, tentunya kita perlu ada bank yang mendampingi. Kebetulan kalau masjid, cocoknya tentu lebih syariah, apalagi NTB terkenal sebagai daerah Seribu Masjid,” ujar Ahmad Fajar.

Ia menjelaskan, kontribusi BSI terhadap Masjid Nurul Bilad tidak berhenti pada pemasangan logo atau pembaruan identitas visual. Kerja sama tersebut juga mencakup pembenahan sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.

“Kontribusi BSI ini baru awal. Ada logo, kemudian karpet dan perbaikan bagian penutup atas. Jadi, setelah berwudu, jamaah tidak lagi kepanasan atau kehujanan karena sudah ditutup dengan baik,” jelasnya.

Ahmad Fajar berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Mandalika.

Baca Juga :  Semester I 2025: Performa Tiga Destinasi ITDC Tunjukkan Ketahanan & Momentum Pertumbuhan

Ia menekankan bahwa keberadaan masjid juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Kolaborasi ini untuk kebutuhan masjid, terutama hasilnya bisa masuk ke masjid dan masyarakat. Yang kita inginkan, ke depan manfaatnya lebih banyak dirasakan masyarakat. Masjid juga harus dipelihara oleh masyarakat,” katanya.

Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah, menyambut baik kolaborasi antara BSI dan ITDC tersebut. Ia menilai masjid memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang sosial yang dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Nursiah, pemerintah daerah siap mengambil peran dalam memfasilitasi dan mengoordinasikan berbagai program kerja sama agar manfaat pembangunan di kawasan Mandalika dapat dirasakan masyarakat setempat.

Ia berharap sinergi antara pengelola kawasan dan sektor perbankan syariah mampu membuka peluang kerja, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong pemasaran produk lokal Lombok Tengah.

“BSI punya manajemen dan keahlian untuk membangun kerja sama dengan ITDC. Masyarakat tentu berharap ada manfaatnya. Kalau ada pembangunan di kawasan ITDC, dampaknya bagi masyarakat sekitar juga harus dirasakan, termasuk tenaga kerja dan UMKM kita,” ujar Nursiah.

Menurutnya, pengembangan kawasan pariwisata perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh pelaku industri, tetapi juga warga lokal.

Baca Juga :  ITDC Kembali Gelar InJourney Hospitality House di KEK Mandalika

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan komitmen BSI untuk mendukung kebutuhan transaksi keuangan masyarakat serta wisatawan domestik maupun mancanegara di kawasan Mandalika.

Ia melihat potensi pariwisata halal di Lombok sangat besar karena ditopang kekayaan budaya lokal dan identitas keagamaan masyarakat yang kuat.

Menurut Anggoro, fasilitas ibadah yang representatif menjadi salah satu unsur penting dalam memberikan pengalaman wisata yang nyaman bagi wisatawan, sekaligus memperkuat karakter Mandalika sebagai destinasi pariwisata unggulan.

“Lombok dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid. Kami ingin wisatawan tidak hanya berwisata di Mandalika, tetapi juga bisa merasakan bahwa Pulau Seribu Masjid ini memiliki masjid yang sangat baik di kawasan Mandalika,” ungkapnya.

Ia berharap peluncuran rebranding Masjid Nurul Bilad menjadi langkah awal untuk memperluas kontribusi BSI dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Mudah-mudahan dengan peluncuran rebranding masjid ini, kita bersama-sama mendorong ekonomi syariah sebagai ekonomi yang berkeadilan dan transparan,” tutup Anggoro.

Melalui kolaborasi BSI dan ITDC, Masjid Nurul Bilad diharapkan semakin nyaman digunakan sebagai fasilitas ibadah sekaligus menjadi bagian dari pengembangan pariwisata Mandalika yang memperhatikan aspek spiritual, sosial, dan ekonomi masyarakat lokal.

Berita Terkait

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung
Golo Mori Sunset Run 2026 Sukses, 524 Peserta Ramaikan Sport Tourism Flores
MIF Edisi ke-5 Digelar 10–13 Desember,Hadirkan Konferensi Internasional hingga Mandalika Grand Show
BMW Motorrad Days Bali 2026 Satukan 2.700 Pengunjung dari 25 Negara, Perkuat Bali sebagai Destinasi Wisata Otomotif Internasional
ITDC Raih The Eighth BUMN Brand Equity Awards 2026, Perkuat Brand Pariwisata Indonesia
Career Expo 2026 Poltekpar Lombok Buka 2.420 Peluang Kerja, Perkuat Link and Match dengan Industri
World Tourism Day 2026, Sivitas Akademika Poltekpar Lombok Gelar Donor Darah
Rejuvenasi The Nusa Dua Capai 58,53%, ITDC Tingkatkan Kualitas Aset dan Destinasi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:06

Perjuangan Mario Aji dan Veda Pratama, Dari Latihan Sepulang Sekolah hingga Panggung Dunia di Mandalika

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:32

400 Marshal Lokal Kawal MotoGP Mandalika 2026, 946 Personel Disiapkan Layani Penonton

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

Parade MotoGP Mataram Dibanjiri Penggemar, Marc Márquez dan Veda Ega Pratama Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:54

Jelang MotoGP Mandalika 2026,Transportasi Laut Jadi Alternatif Akses Menuju Lombok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:09

Jelang MotoGP 2026, Bupati Lombok Tengah Imbau Pengelola Destinasi Tingkatkan Pelayanan Wisatawan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:08

Tinggal Hitungan Hari, Kaos Bergambar Pembalap Moto3 Asal Indonesia Diburu Pembeli

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:06

2.000 Lebih Volunteer MotoGP Mandalika 2026 Dapat Perlindungan JKK dan JKM

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:33

Deretan Artis Siap Meriahkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika

Berita Terbaru