Potensi Wisata dan UMKM Desa Lantan Digenjot Lewat Pelatihan Pemasaran Digital

- Kontributor

Senin, 13 Juli 2026 - 07:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, memiliki kekayaan alam dan produk unggulan yang menjanjikan. Namun, besarnya potensi tersebut dinilai perlu didukung dengan strategi promosi yang lebih modern agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Atas dasar itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram Tahun 2026 menggelar Sosialisasi Pengembangan Potensi Alam Desa dan Pelatihan Pemasaran Digital melalui Media Sosial di Aula Desa Lantan, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Lantan Erwandi, S.Pd., Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Lombok Tengah H. Iswandi Khaery Ramen, S.IP., M.Han., Muhammad Nur Arif mewakili Dinas Lingkungan Hidup, pelaku UMKM, serta kalangan pemuda Desa Lantan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Lantan Erwandi mengatakan, wilayah yang dipimpinnya memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata yang dapat menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.

“Lantan dikenal sebagai salah satu sentra durian dan kakao di Lombok Tengah. Selain itu, kami juga memiliki kekayaan wisata alam yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Desa Lantan memiliki sekitar 24 air terjun yang tersebar di berbagai kawasan. Destinasi unggulan seperti Kokoh Lenek di bagian barat dan Kokoh Babak di bagian timur menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam pegunungan di kaki Rinjani.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok Sukses Gelar Rakornas ADBIPI ke-2, Bahas Inovasi Pembelajaran Berbasis AI

Tingginya minat wisatawan mulai terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan ke Desa Lantan. Pada Juli 2026, jumlah wisatawan yang datang disebut hampir menyentuh angka 1.000 orang.

Melihat tren tersebut, Erwandi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, dan keramahan sebagai modal penting dalam pengembangan desa wisata.

“Keindahan alam saja tidak cukup. Wisatawan juga mencari kenyamanan dan pengalaman yang berkesan. Karena itu, kebersihan, keamanan, dan keramahan harus terus kita jaga,” katanya.

Sementara itu, di sektor UMKM, berbagai produk lokal Desa Lantan dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing. Namun sebagian besar masih dipasarkan secara terbatas dan belum memanfaatkan potensi platform digital secara maksimal.

Kabid PIKP Diskominfo Lombok Tengah H. Iswandi Khaery Ramen menegaskan bahwa era digital membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Baca Juga :  Momen HUT KORPRI Lombok Tengah Gelar Bedah Rumah

Menurutnya, keberhasilan pemasaran digital tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga kemampuan membangun citra dan komunikasi yang efektif melalui media sosial.

Dalam pelatihan tersebut, Iswandi memperkenalkan strategi konten “3-1-1”, yakni tiga konten edukasi, satu konten yang membangun hubungan dengan audiens, dan satu konten promosi.

“Jangan hanya menjual produk. Berikan juga informasi yang bermanfaat, bangun kedekatan dengan pelanggan, lalu lakukan promosi secara konsisten. Dengan pola ini, akun media sosial akan lebih menarik dan dipercaya audiens,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar memahami target pasar masing-masing sehingga konten yang dibuat lebih tepat sasaran dan mampu memanfaatkan algoritma media sosial secara optimal.

Pelatihan ini, potensi wisata dan produk unggulan Desa Lantan diharapkan semakin dikenal luas, mampu menembus pasar digital, serta mendorong lahirnya UMKM yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Dengan dukungan promosi yang tepat, Desa Lantan diyakini dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan sekaligus pusat produk lokal berkualitas di Lombok Tengah.

Berita Terkait

Kades Lalu Ratmaji: Antar Desa Semparu Raih Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa Tingkat NTB 2026
Bilebante Tembus Nasional, Desa Asal Lombok Tengah Jadi yang Terbaik di NTB
1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Dilantik untuk Periode 2026-2034
ITDC Bekali 53 Warga Bilebante Standar Layanan Pariwisata Jelang MotoGP Mandalika 2026
500 Penenun Meriahkan Pembukaan Begawe Jelo Nyensek 2026 di Sukarara
Bilebante Unjuk Inovasi, Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026
Wabup Nursiah Resmi Buka Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 di 87 Desa
Lalu Pathul Bahri Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung Kokok Sidutan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:33

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:46

Golo Mori Sunset Run 2026 Sukses, 524 Peserta Ramaikan Sport Tourism Flores

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:24

MIF Edisi ke-5 Digelar 10–13 Desember,Hadirkan Konferensi Internasional hingga Mandalika Grand Show

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00

BMW Motorrad Days Bali 2026 Satukan 2.700 Pengunjung dari 25 Negara, Perkuat Bali sebagai Destinasi Wisata Otomotif Internasional

Berita Terbaru