103 Sopir Ambulans Desa di Lombok Tengah Dibekali Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

- Kontributor

Kamis, 9 April 2026 - 11:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com — Sebanyak 103 sopir ambulans desa se-Kabupaten Lombok Tengah mengikuti Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar di Aula Auditorium RSUD Praya, Kamis (9/4/2026). 

Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang berada di garis terdepan dalam pelayanan rujukan pasien dari desa ke fasilitas kesehatan.

Kepala Instalasi Diklat RSUD Praya, Trisna Rahmawati, S.Keb., Bd., M.Kes., menjelaskan bahwa workshop tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para sopir ambulans desa mengenai prosedur penanganan pasien, baik dalam kondisi darurat maupun selama proses rujukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sopir ambulans memiliki peran strategis karena menjadi pihak pertama yang mendampingi pasien sejak dari desa hingga ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.

Baca Juga :  Jelang Malam Pergantian Tahun,Dandim 1620/Loteng: Siaga Personel Terus Ditingkatkan

“Materi yang diberikan meliputi teknik perpindahan pasien yang aman, penggunaan sirene sesuai standar, serta penanganan awal pasien selama perjalanan rujukan,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini para sopir ambulans desa dapat meningkatkan kompetensi dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan, sehingga pelayanan kesehatan di tingkat desa menjadi lebih cepat, tepat, dan berkualitas.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Praya, Mamang Magiansah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari penguatan sistem rujukan kesehatan di daerah.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Instalasi Diklat RSUD Praya yang telah terakreditasi Kementerian Kesehatan RI dan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui pelatihan yang berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan Air Bersih,Direktur Perumdam TIARA Lombok Tengah Gencer Lakukan Pemetaan Jaringan

Ia menambahkan, keterampilan Bantuan Hidup Dasar merupakan kemampuan wajib yang perlu dimiliki oleh sopir ambulans desa. Selain itu, pemahaman mengenai penggunaan sirene serta mekanisme sistem rujukan di Kabupaten Lombok Tengah juga menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pelayanan kesehatan.

Melalui workshop ini diharapkan tercipta standar pelayanan yang lebih baik dalam penanganan pasien, khususnya pada situasi darurat, sehingga keselamatan pasien dapat lebih terjamin sejak dari titik awal penanganan hingga tiba di fasilitas kesehatan tujuan.

#BHD #Kesehatan

Berita Terkait

RSUD Praya, BAZNAS dan APJI Berbagi Kehangatan Ramadhan untuk Pasien dan Keluarga
Wabup Harap DPRD Segera Tuntaskan Ranperda Struktur OPD RSUD Praya
Wabup Nursiah Hadiri Pelantikan Pengurus IDI Lombok Tengah,Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan
Pemkab Lombok Tengah Launching Gerakan Indonesia ASRI,Aksi Nyata Tangani Sampah dari Destinasi Wisata
RSUD Praya Perkuat Layanan Kanker,Gandeng RSUP Ngoerah Denpasar dalam Program Pengampuan
RS Mandalika Pastikan Akses Pertolongan Medis Aman Selama Karnaval Bau Nyale
Antisipasi Virus Nipah,InJourney Airports Perketat Pengawasan Penumpang di Bandara Lombok
Dirut PDAM Lombok Tengah Kunjungi Angkasa Pura Lombok,Bahas Kebutuhan Air Bersih Bandara Internasional Lombok

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 20:31

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ APBD 2025,Dilanjutkan Halal Bihalal Idul Fitri

Senin, 30 Maret 2026 - 01:56

Dukungan Ketua DPC Demokrat se-NTB Menguat ke Amrul Jihadi Jelang Musda

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:25

Wakil Ketua DPRD Lalu Muhamad Akhyar Turun Bantu Korban,Warga Sampaikan Terima Kasih

Senin, 23 Februari 2026 - 19:49

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna,Bahas Empat Ranperda Strategis dan Bentuk Dua Pansus

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:24

DPRD Bahas Empat Ranperda Usulan Pemda, Fraksi Soroti Perlindungan Tenaga Kerja hingga Iklim Investasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:32

Reses Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Muhamad Akhyar,Ponpes Darul Muttaqin Keluhkan Minim Fasilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:58

Reses Lalu Abdussahid,Warga Kalisade Keluhkan Minimnya Bak Sampah Permanen

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:57

Tiga Raperda Resmi Disahkan,DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Perkuat Tata Kelola Daerah

Berita Terbaru