Tingkatkan Siatem Pembelajaran, Poltekpar Lombok Mulai Terapkan Teaching Industry

- Kontributor

Minggu, 28 Januari 2024 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.Com – Peningkatan sistem pembelajaran terus diupayakan Poltekpar Lombok.

Tahun ini misalnya, Poltekpar Lombok mulai menerapkan Teaching Industri (TI) sebagai salah satu program unggulan.

Direktur Poltekpar Lombok Dr.Ali Muhtasom mengungkapkan, Teaching Industry atau Pembelajaran berorientasi industri adalah pembelajaran yang dilaksanakan oleh pendidkan tinggi melalui kerjasama dengan industri atau dunia usaha, yang mengintegrasikan kurikulum Pendidikan dengan kebutuhan dan dinamika perkembangan teknologi dan Industri (Kerangka Acuan Kinerja Ditjen Penguatan Inovasi, Kemristekdikti, 2018).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, Teaching Industry merupakan elemen dari sebuah sistem pembelajaran holistic dan integratif. Sebagai sebuah elemen, pembelajaran berorientasi industri memiliki hubungan dengan elemen dan subsistem lainnya dalam bentuk interaksi, interelasi, dan interkoneksi.

Poltekpar Lombok saat ini telah memiliki dua Teaching Industry yaitu de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel yang dalam operasionalnya melibatkan berbagai tahap.

Setidaknya ada enam tahapan dalam program tersebut. Pertama ,pembentukan Unit Khusus Pengelola Teaching Industry dan penempatan staff yang berkualitas, serta membangun ekosistem yang melibatkan seluruh civitas akademika

Kedua, perencanaan dan pemetaan kurikulum sehingga apa yang diajarkan di Laboratorium Program Studi/Teaching Factory in-line dengan apa yang diterapkan di Teaching Industry dan Industry yang sesungguhnya salah satunya dengan pengembangan materi pembelajaran dalam bentuk Standard Operating Procedure (SOP) yang sama penerapannya. SOP disusun dosen bersama mitra industri.

Baca Juga :  The Mandalika Tambah Portofolio Hotel Mewah,ITDC Gandeng PT Kleo Mandalika Resort

Tahap ketiga proses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di Teaching Industry sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

Keempat, program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisa dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel
Tahap kelima adalah proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses.

Dan terakhir adalah pengakuan terhadap mahasisa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students inchar

Adapun di Politeknik Pariwisata Lombok saat ini sebanyak 4 Kelompok Teaching Industri, yakni hotel, Tour and Travel, Konsultan dan Teaching Industry.

Menurut Dr Ali,dalam poses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di Teaching Industry sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Dampingi Wamen Fahri Hamzah Tinjau Program BSPS Di Lombok Tengah

Program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisww dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel

Proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses.

Pengakuan terhadap mahasiswa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students incharge

Adapun manfaat yang diperoleh mahasiswa dengan berperan aktif di Teaching Industry diantaranya: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang studi masing-masing.

Diantaranya meningkatkan peluang karir dan membuka pintu untuk kesempatan pekerjaan yang lebih baik. Membangun jaringan dan hubungan professional dengan sesame mahasiswa, dosen, dan praktisi industri dalam kegiatan di Teaching Industry .

” Program Teaching Industry ini merupakan stategi unggulan di dibandingkan dengan Poltekpar lain,” pungkasnya.

Kuliahdipoltekparlombokaja

Berita Terkait

ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai
Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade
Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade
Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade
Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:07

DPRD Lombok Tengah Sepakati Arah Kebijakan APBD 2027 dan Perubahan APBD 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:28

Banggar Minta Tambahan Waktu Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Lombok Tengah Fokus Kawal Arah Anggaran Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:00

Jelang Paripurna, Banggar DPRD Lombok Tengah Tuntaskan Pembahasan APBD 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:12

Komisi IV DPRD Lombok Tengah Bedah KUA-PPAS 2027, Fokus Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50

Komisi I DPRD Bahas KUA-PPAS APBD 2027 Bersama OPD

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:00

DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025,Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terbaru