Ketikjari.com — Upacara bendera di SMAN 4 Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (19/10/2026), berlangsung berbeda dari biasanya. Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto, S.H., S.I.K., hadir sebagai pembina upacara sekaligus memberikan motivasi dan edukasi kepada para pelajar.
Dalam amanatnya, Kapolresta mengajak seluruh siswa untuk meningkatkan semangat belajar, menjaga kedisiplinan, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, tawuran, dan kenakalan remaja.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Gunakan masa sekolah untuk belajar, mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” pesannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Kapolresta mengingatkan para pelajar agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Siswa diharapkan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menghindari konten yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun merugikan orang lain.
Ia juga mendorong para siswa agar berani bermimpi besar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. Menurutnya, kesuksesan membutuhkan kedisiplinan, kerja keras, serta kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
“Kesuksesan tidak datang secara instan. Dibutuhkan disiplin, kerja keras dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Lombok Tengah dalam membangun komunikasi dengan kalangan pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keamanan, ketertiban, dan pembentukan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Polresta Lombok Tengah berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman.
Dengan demikian, para siswa diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sebagai bekal untuk masa depan serta kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

















