Event ITDC Sepanjang 2025 Gerakkan Ekonomi Triliunan Rupiah,Destinasi Pariwisata Kian Menguat

- Kontributor

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025 melalui penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional di kawasan pariwisata yang dikelolanya.

Rangkaian event tersebut terbukti menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya saing destinasi pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun global.

Event-event ITDC digelar di sejumlah kawasan strategis, meliputi The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur (NTT), The Nusa Dua di Bali, serta kawasan Danau Toba di Sumatera Utara

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampaknya terlihat nyata melalui peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, keterlibatan UMKM lokal, hingga penyerapan tenaga kerja di daerah sekitar kawasan.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa pengelolaan event berkualitas menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Menurutnya, event tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat secara luas.

“Penyelenggaraan event sepanjang tahun 2025 kami rancang untuk memperkuat ekonomi kawasan dan daerah. Event terbukti tidak hanya mengangkat citra destinasi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Ahmad Fajar, Jumat (2/1/2026).

Salah satu capaian terbesar ITDC sepanjang 2025 berasal dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di The Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Ajang balap motor bergengsi dunia tersebut dihadiri sebanyak 140.324 penonton, meningkat 15,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama perhelatan MotoGP berlangsung, tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen, sementara okupansi hotel di Kota Mataram berada di kisaran 90 persen. Event ini juga menciptakan multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun, menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal, dengan 67 persen berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga :  Hari Terakhir MyLombok Street Food Festival 2024: 7.152 Pengunjung Padati Bazaar Mandalika

Tak hanya itu, MotoGP Mandalika 2025 turut menggerakkan lebih dari 600 UMKM lokal di sekitar kawasan, ditambah 202 UMKM kuliner dan kerajinan yang terlibat langsung dalam rangkaian event. Dari sisi transportasi, ajang ini juga menjadi magnet peningkatan mobilitas udara dengan tercatat 44 penerbangan tambahan (extra flights) menuju NTB selama periode penyelenggaraan.

Sementara itu di Nusa Tenggara Timur, International Golo Mori Jazz 2025 berhasil menegaskan posisi The Golo Mori sebagai destinasi pariwisata premium berkelas internasional. Kajian dampak ekonomi mencatat rata-rata pengeluaran pengunjung mencapai Rp2,9 juta per orang per hari, yang didominasi wisatawan dari luar daerah.

Event ini melibatkan puluhan UMKM lokal serta menyerap tenaga kerja dengan lebih dari 80 persen berasal dari masyarakat setempat. ITDC menilai pengembangan kawasan Golo Mori tidak semata mengandalkan jumlah kunjungan, namun juga pada kualitas wisatawan dan nilai ekonomi yang dihasilkan.
Masih di kawasan yang sama, Golo Mori Sunset Run 2025 mencatat 1.282 peserta, melampaui target awal. Menariknya, sebanyak 85,7 persen peserta menyatakan keinginan untuk kembali berkunjung.

Dengan nilai investasi event sebesar Rp259 juta, kegiatan ini mampu menghasilkan dampak ekonomi mencapai Rp447 juta, dengan rasio multiplier effect 2,1, yang berarti setiap Rp1 investasi menciptakan Rp2,1 nilai ekonomi bagi masyarakat lokal.

Di Bali, The Nusa Dua Festival 2025 turut berkontribusi dalam penguatan sektor ekonomi kreatif dan UMKM. Festival ini mendorong peningkatan pendapatan tenant, pelaku seni, serta industri kreatif, sekaligus menggerakkan sektor akomodasi, transportasi, dan kuliner. Kontribusi sektor pariwisata yang digerakkan event ini menyumbang lebih dari 20 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali, sekaligus memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi event internasional.

Baca Juga :  ITDC Gelar Simulasi Tanggap Bencana dan Pelatihan Pemadaman Kebakaran

Tak kalah penting, penyelenggaraan Aquabike World Championship dan F1 Powerboat World Championship di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, turut memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal. Tingkat hunian hotel selama event berada di kisaran 70 hingga 90 persen, diiringi peningkatan omzet pelaku usaha, penambahan jam kerja tenaga lokal, serta terbukanya peluang baru di sektor pariwisata dan jasa pendukung.

Ahmad Fajar menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan event ITDC tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, komunitas lokal, serta pelaku industri pariwisata. Seluruh event dirancang dengan pendekatan kolaboratif, berorientasi pada keberlanjutan, serta memberikan dampak ekonomi yang inklusif.

“ITDC secara konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap tahapan penyelenggaraan event, mulai dari pengelolaan lingkungan, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Secara keseluruhan, rangkaian event ITDC sepanjang tahun 2025 membuktikan bahwa penyelenggaraan event mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga triliunan rupiah, mendorong okupansi hotel hingga 100 persen, menyerap ribuan tenaga kerja lokal, serta menggerakkan ratusan UMKM di berbagai daerah.

Capaian ini menegaskan transformasi ITDC sebagai pengelola destinasi pariwisata yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai
Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade
Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade
Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade
Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade
Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:21

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 11:51

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:13

Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08

Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21

Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:42

Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41

Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:05

Poltekpar Lombok Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terbaru