Wabup Nursiah Hadiri Peluncuran Gerakan Serentak Cegah Pernikahan Dini di Sekolah

- Kontributor

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Upaya mencegah terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Kegiatan bertajuk Launching Pencegahan Pernikahan Dini digelar secara serentak di tujuh sekolah menengah pertama di Kecamatan Praya Timur, dengan SMPN 1 Praya Timur sebagai pusat kegiatan utama.

Dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr.HM. Nursiah,bersama Sekretaris Daerah, H. Lalu Firman Wijaya,Turut hadir sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Praya Timur, Kepala Puskesmas Mujur, pimpinan Bank NTB Syariah Cabang Praya, Forum Anak Lombok Tengah, serta para finalis Putri Mandalika.

Wakil Bupati menyapa para pelajar dengan pendekatan yang hangat dan interaktif. Ia mengajak siswa-siswi berdiskusi mengenai bahaya pernikahan dini, menyisipkan pertanyaan-pertanyaan reflektif kepada para peserta, seperti: “Kenapa pernikahan dini tidak boleh dilakukan?” Jawaban terbaik dari para siswa langsung diganjar hadiah oleh orang nomor dua di Lombok Tengah tersebut.

“Anak-anak harus berani bermimpi tinggi, fokus mengejar pendidikan, dan jangan biarkan masa depan kalian dikorbankan oleh pernikahan yang terlalu dini,” pesan Wabup disambut tepuk tangan meriah dari peserta.

Baca Juga :  DPRD Bahas Empat Ranperda Usulan Pemda, Fraksi Soroti Perlindungan Tenaga Kerja hingga Iklim Investasi

Setelah sesi diskusi bersama Wakil Bupati, giliran Forum Anak tampil di depan peserta. Melalui orasi dan sesi edukatif, mereka menjelaskan secara mendalam dampak negatif pernikahan anak, baik dari segi kesehatan, pendidikan, maupun psikologis.

Dalam orasi yang penuh semangat, mereka menegaskan bahwa anak-anak Lombok Tengah berhak untuk tumbuh dan berkembang tanpa dibebani risiko pernikahan dini.

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor kesehatan, lembaga keuangan, dan masyarakat sipil dalam melindungi generasi muda Lombok Tengah dari praktik yang mengancam masa depan mereka.

Berita Terkait

World Tourism Day 2026, Sivitas Akademika Poltekpar Lombok Gelar Donor Darah
Poltekpar Lombok Raih Dua Sertifikasi ISO, Perkuat Standar Mutu Pendidikan Pariwisata
RSUD Praya Matangkan Persiapan Reakreditasi, Ditargetkan Rampung Desember 2026
ITDC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon
Liga Sinova 2026 Apresiasi Inovasi Masyarakat,Bupati Pathul Dorong Gagasan Baru untuk Lombok Tengah
Lombok Tengah Perkuat PPID,Masyarakat Didorong Lebih Mudah Akses Informasi Pemerintah
Sekda Tegaskan Seleksi Anugerah ASN Tastura 2026 Independen, 25 ASN Lolos 5 Besar
PWI NTB Gelar OKK Perdana, 120 Wartawan Ikuti Penguatan Organisasi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:26

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:43

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:33

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:46

Golo Mori Sunset Run 2026 Sukses, 524 Peserta Ramaikan Sport Tourism Flores

Berita Terbaru