Ini Dukungan Asosiasi Travel Transs Kute Terhadap Penyelenggaraan MotoGP

- Kontributor

Senin, 9 Oktober 2023 - 04:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTENG – Pasca viralnya video Driver Online Dihadang dan Dimarahi oleh 4 orang Driver/Sopir Konvensional/Pangkalan dengan mengatasnamakan dari Asosiasi Travel Trans Kute Lombok di Kuta Mandalika, banyak pihak menyesalkan terjadinya aksi tersebut ditengah baru menggeliatnya sektor pariwisata di Prov. NTB khususnya dikawasan wisata Kuta Madalika, terlebih lagi aksi penghadangan tersebut terjadi menjelang pelaksanaan gelaran event Internasional MotoGP di sirkuit Mandalika Kute, Kab. Lombok Tengah.

Dalam video yang beredar, tampak seorang sopir mobil aplikasi online bernama Surat Raharjo asal Kota Mataram yang sedang menjemput dan membawa penumpang tamu di salah satu hotel di Mandalika dihadang sehingga terjadi adu mulut. Aksi sangat disayangkan bisa terjadi, karena akan berdampak buruk bagi citra pariwisata yang saat ini sedang berkembang

Kapolsek Kuta Mandalika, IPTU Kadek Suhendra membenarkan adanya aksi penghadangan salah satu driver online asal Mataram yang kedapatan menjemput tamu di salah satu hotel di dalam kawasan Mandalika. Peristiwa tersebut bermula saat driver online di luar Kuta mengantarkan tamu ke Kuta Mandalika. Namun di tengah perjalanan, driver lupa mematikan aplikasi sehingga mendapatkan orderan di wilayah tersebut.

“Dari informasi yang kami terima bahwa driver online dari Mataram antar tamu ke Mandalika. Di Mandalika dapat orderan untuk menjemput. Hal itu yang diketahui oleh asosiasi Travel Trans Kuta sehingga membuat beberapa orang anggotanya marah,” jelasnya.

Viralnya video tersebut di media sosial menjadi atensi jajaran Kapolsek Kawasan Mandalika. Sehingga segera melakukan pertemuan bersama untuk pengumpulan bahan keterangan. Dari Hasil pertemuan tersebut telah disepakati, pertama meminta kepada Ketua Asosiasi Travel Trans Kuta Lombok untuk membuat video klarifikasi terkait viralnya video tersebut (sudah dilakukan) agar permasalahan tidak melebar atau meluas sehingga menjadi image negatif terhadap pariwisata khususnya di KEK Mandalika.

Kedua, dengan adanya kejadian tersebut untuk menjadi bahan evaluasi bagi para anggota Trans Kuta Lombok agar membuat surat resmi yang ditujukan kepada Asosiasi Sopir Grab ataupun taksi online. Surat itu terkait pemberitahuan operasional grab dan taksi online kepada Organda NTB sehingga kedepan tidak ada lagi kejadian serupa.

Baca Juga :  Saka SAR Loteng Gelar Orientasi Anggota Baru Angkatan II Tahun 2025

Pihak Asosiasi Travel Trans Kuta Lombok menjelaskan bahwa driver konvensional yang berseteru dengan pihak driver online merupakan anggota Asosiasi Travel Trans Kuta Lombok dan sudah meminta maaf serta mendapatkan teguran.

Asosiasi Travel Trans Kuta Lombok pada dasarnya mendukung penuh Polri dalam menjaga kondusifitas di wilayah Kawasan KEK Mandalika dan sangat mendukung penyelenggaraan event Internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika karena secara tidak langsung dengan adanya event tersebut akan menguntungkan pihak mereka juga sebab akan banyak tamu dan penonton yang hadir pada penyelenggaraan event tersebut. Namun perlu juga diperhatikan aturan-aturan main yang ada di dalam Kawasan Kute yang harus diperhatikan oleh para pendatang agar tercipta keseimbangan dan pemerataan ekonomi.

Berita Terkait

Dukung Green Policing, Bupati dan Kapolresta Lombok Tengah Kompak Tanam Pohon di Mapolresta
Homologasi Grade A FIM Dikantongi, Sirkuit Mandalika Siap Tancap Gas Gelar MotoGP 2026
Maulid Nabi di Pemkab Lombok Tengah, Pathul Bahri Ajak Jajaran Teladani Akhlak Rasulullah
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, Penerbangan Jakarta-Lombok Mulai Normal
Belajar dari Puja Mandala Bali,Lombok Tengah Siapkan Pusat Ibadah Enam Agama di Kawasan Mandalika
ITDC Perkuat Identitas The Mandalika Lewat Pertunjukan Legenda Putri Mandalika
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Diserahkan kepada Panitia Desa
ITDC Dorong Pertanian Organik Berkelanjutan, Gandeng Yayasan Owl Tower Bali Konservasi Keanekaragaman Hayati

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:53

Lepas Kontingen LASQI, Bupati Lombok Tengah Bidik Tiket ke Festival Tingkat Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:08

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Pathul Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:11

CONVETO 2026 Poltekpar Lombok Hadirkan GM The Mandalika, Bahas Strategi Wisata Sehat dan Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:39

Kapolresta Loteng Motivasi Pelajar SMAN 4 Praya, Ajak Jauhi Narkoba dan Bullying

Rabu, 23 September 2026 - 10:33

Poltekpar Lombok Raih Dua Sertifikasi ISO, Perkuat Standar Mutu Pendidikan Pariwisata

Senin, 21 September 2026 - 10:02

ITDC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon

Kamis, 17 September 2026 - 05:57

Liga Sinova 2026 Apresiasi Inovasi Masyarakat,Bupati Pathul Dorong Gagasan Baru untuk Lombok Tengah

Selasa, 15 September 2026 - 08:07

Lombok Tengah Perkuat PPID,Masyarakat Didorong Lebih Mudah Akses Informasi Pemerintah

Berita Terbaru