Jaga Kawasan Wisata Dunia,Bupati Lombok Tengah Dorong Penggunaan Teknologi Tambang Ramah Lingkungan

- Kontributor

Senin, 3 November 2025 - 09:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keyikjari.com— Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata kelas dunia.

Salah satu fokus utama adalah penghentian penggunaan merkuri dalam aktivitas penambangan rakyat, yang dinilai tidak ramah lingkungan dan membahayakan kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Tengah saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa 03 November 2028

Menurutnya, keberadaan destinasi wisata internasional seperti The Mandalika menuntut pemerintah dan masyarakat untuk lebih disiplin dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Pariwisata kita sedang tumbuh, bahkan menjadi perhatian dunia. Karena itu, semua kegiatan ekonomi masyarakat harus selaras dengan upaya menjaga lingkungan,” tegasnya.

Ia menyebut penggunaan teknologi lama berbahan merkuri dalam pengolahan tambang tidak lagi diperbolehkan, dan pemerintah mendorong masyarakat untuk beralih ke teknologi pengolahan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

“Teknologi tradisional berbasis merkuri jelas dilarang. Saat ini sudah ada teknologi ramah lingkungan yang dapat digunakan. Pemerintah terus melakukan sosialisasi dan penertiban bagi yang belum menerapkan,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk mematikan mata pencaharian masyarakat, melainkan memastikan keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat — serta menjaga citra Lombok Tengah sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

“Kami tidak melarang masyarakat bekerja dan mencari nafkah. Tetapi jangan sampai kegiatan tersebut merusak alam dan mengganggu keberlanjutan pariwisata kita. Lingkungan adalah aset bersama,” katanya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku ekonomi untuk membangun Lombok Tengah yang maju secara ekonomi namun tetap lestari secara ekologi.

“Kita ingin Lombok Tengah maju dan berkelanjutan. Mari bersama menggunakan teknologi yang ramah lingkungan agar ekonomi tetap berjalan dan alam kita tetap terjaga,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bandara Lombok Siap Sambut Momentum Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Berita Terkait

Homologasi Grade A FIM Dikantongi, Sirkuit Mandalika Siap Tancap Gas Gelar MotoGP 2026
Maulid Nabi di Pemkab Lombok Tengah, Pathul Bahri Ajak Jajaran Teladani Akhlak Rasulullah
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, Penerbangan Jakarta-Lombok Mulai Normal
Belajar dari Puja Mandala Bali,Lombok Tengah Siapkan Pusat Ibadah Enam Agama di Kawasan Mandalika
ITDC Perkuat Identitas The Mandalika Lewat Pertunjukan Legenda Putri Mandalika
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Diserahkan kepada Panitia Desa
ITDC Dorong Pertanian Organik Berkelanjutan, Gandeng Yayasan Owl Tower Bali Konservasi Keanekaragaman Hayati
BIZAM Salurkan Rp 100 Juta untuk Konservasi Bahari di Pantai Nipah,Perkuat Pelestarian Penyu dan Terumbu Karang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:59

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna HUT ke-81, Bahas Arah Kebijakan APBD 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:45

DPRD Lombok Tengah Bahas Dua Ranperda, Mulai Pengelolaan Barang Milik Daerah hingga Pencegahan Kebakaran

Jumat, 25 September 2026 - 22:35

DPRD Lombok Tengah Setujui Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp128,29 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 07:19

Banggar DPRD Lombok Tengah Dalami Perubahan APBD 2026, Hasil Pembahasan Dibawa ke Paripurna

Rabu, 16 September 2026 - 12:23

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi soal Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 23:27

Fraksi DPRD Loteng Sampaikan Pemandangan Umum terhadap Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 13:21

500 Pemuda se-NTB Ikuti Diklat Laskar Gerindra, Pathul dan Iqbal Bakar Semangat Juang

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Berita Terbaru